Random

Memuat...

Silahkan ketik keyword Anda

Arsip

Selasa, 04 Maret 2014

Gangguan Attention Demanding Disorder [ADD]

           6 comments   
Secara tidak sengaja saya menemukan artikel tentang suatu penyakit kejiwaan dari sebuah link status FB salah seorang teman, dan sepertinya ini cukup menarik serta bisa menjadi tambahan pengetahuan bagi saya pribadi. Adapun ulasan link tersebut bisa dilihat di : https://rossalynfhe.wordpress.com/2010/12/05/attention-demanding-disorder-add/

Penyakit ini sebenarnya tidak menimbulkan bahaya, hanya saja cukup mengganggu orang sekitar, dan seringkali si penderita justru kurang menyadari apa sebenarnya yang terjadi dengan mereka. Adapun para ahli menyebut penyakit ini sebagai Attention Demanding Disorder [ADD]

Attention Demanding Disorder [ADD] merupakan sindrom yang menyerang kepribadian seseorang untuk selalu ingin mendapatkan perhatian lebih, kemudian memanfaatkan dan menikmati perhatian tersebut. Kecendrungan dari perhatian yang diharapkan ini sudah menjadi kebutuhan mendasar bagi penderitanya, dan mereka akan merasa tersiksa apabila tidak mendapatkannya

Penyakit ADD ini seringkali disebabkan pengalaman masa kecil yang traumatik terhadap suatu hal, seperti pernah merasa kehilangan orang yang sangat dicintai secara mendadak, diperlakukan secara pecundang, serta pernah menjadi korban kekerasan.

Penderita penyakit ADD secara fisik tidak menunjukkan ciri-ciri khusus, namun penderita ADD ini dapat diketahui dari pola tingkah laku keseharian seperti gangguan psikologis lainnya.

Pada penderita anak-anak sering menunjukkan gejala hiperaktif, atau idak pernah bisa diam duduk tenang di tempatnya, walaupun mainan-mainan kesukaannya bertebaran di depan mata mereka.

Pada penderita remaja, gejala yang ditunjukkan berupa keinginan untuk menjadi pusat perhatian dengan tingkah laku mereka. Remaja terkena sindrom ini sering merasa mampu melakukan sesuatu pada saat bersamaan. Kecendrungan lain yang ditunjukkan pada penderita remaja adalah kurang bisa menahan diri, bertindak ceroboh, serampangan, serta selalu ekspresif dalam menunjukkan emosianal mereka disaat merasa senang maupun sedih. Remaja ini juga sering merasa kesulitan dalam menunggu hal-hal yang mereka inginkan.

Pada orang dewasa, penderita ADD ini ditunjukkan dengan gejala sering menceritakan segala hal kepada orang sekitarnya, bahkan kepada orang yang belum dikenal sekalipun. Keinginan mereka jelas, mereka selalu ingin menjadi tokoh dari topik pembicaraan yang mereka bicarakan.

Hal lain yang paling kentara bagi penderita ADD ini adalah selalu ingin disukai, dikagumi, dicintai, dan diidolakan oleh semua orang. Jika dia menyukai seseorang, maka dia akan menyukai secara berlebihan. Begitu juga sebaliknya, mereka juga akan membenci secara berlebihan pula, serta akan selalu mempengaruhi orang lain agar menyetujui pendapat dan pandangannya.

Apabila dilihat secara sekilas, penyakit ini mirip dengan Histrionic Personality Disorder, seperti apa yang pernah diulas singkat oleh mba Maya Dewi Savitri : https://mayadewi.wordpress.com/2010/06/04/histrionic-personality-disorder/ , atau banyak istilah lain yang kalau diperhatikan dari gejala umum yang tampak hampir sama satu sama lainnya.

Disini saya tidak bisa memilah secara khusus perbedaan dari istilah ini. Bagi pengunjung yang paham, tidak ada salahnya untuk menyajikan secara khusus, apalagi psikolog yang khusus mendalami gangguan kejiawaan. Ini diharapkan  nantinya bisa memberikan sedikit pencerahan bagi yang awam agar dapat mengantisipasi kemungkinan buruk dikemudian hari.

Share This:    Facebook  Twitter  Google+

6 komentar:

  1. saya selalu tertarik membaca artikel seputar psikologi karena disadari atau tidak gangguan kejiwaan itu bisa dialami setiap orang.kecanduan sosial media bisa membuat kita kecanduan bikin status galau juga. sebenarnya status-status tersebut mereka tulis untuk mendapatkan perhatian, tapi sayangnya orang lain yang membaca malah jadi ilfeel...

    BalasHapus
  2. yang penting gk bikin orang pusing aja sih :D

    BalasHapus
  3. wah, cocoknya orang seperti ini jadi artis ya...jadi bisa jadi pusat perhatian

    BalasHapus
  4. serem juga ya mas penyakit nya. Kalau kita sehat, harus rajin bersyukur ya :)

    BalasHapus
  5. gangguan kejiwaan ini memang lebih mengerikan ya mas dari sakit biasa. :)

    BalasHapus
  6. penyakit jaman sekarang aneh-aneh gan :D

    BalasHapus