Random

Memuat...

Silahkan ketik keyword Anda

Arsip

Kamis, 17 April 2014

Hati-hati, Google memata-matai anda

           3 comments   
Etis tidak etis, apa boleh buat. Namanya juga salah satu bentuk protes. Protes karena ketidak-berdayaan atas kebijakan sepihak. Pilihannya cuma 2, ikut terus sebagai pengguna setia google dengan konsekwensi terus dimata-matai, bahkan dimanfaatkan untuk tujuan tertentu, atau beralih total dengan meninggalkan semua produk google.

Hati-hati, Google memata-matai anda

Dalam hal layanan, pengguna tidak bisa menjamin apakah aktifitas mereka ini akan benar-benar aman atau tidak. Asumsi lain, bisa saja google menjual informasi tentang pengguna kepada pihak tertentu, atau bisa jadi data pengguna dimanfaatkan untuk kepentingan sepihak. Tidak ada yang bisa menjamin hal ini..

Begitu juga dengan kebijkan google baru-baru ini. Google menerapkan bahwa mereka akan membaca email pengguna. Google beralasan bahwa tujuan ini untuk memudahkan mereka dalam menyelaraskan iklan yang akan mereka sajikan, atau sebagai usaha pencegahan spam yang sering tidak terkendali.

Pada beberapa kasus, alasan google ini bagi sebagian pengguna tidak logis. Seperti baru-baru ini adanya beberapa protes yang berujung ke pengadilan. Hasilnya pihak yang memprotes ini kalah di pengadilan. Google berdalih bahwa dalam perjanjian awal sebelumnya dengan pengguna, pengguna menyetujui kalau google akan membaca isi gmail tersebut. Entah ini luput terbaca atau tidak, tak tau lah…

Permasalahan kebijakan ini bisa dipikirkan lagi bersama, terutama pengguna gmail yang sering menggunakan fasilitas ini untuk keperluan surat menyurat. Bagi yang terpaksa menggunakan gmail karena sudah terlanjur, atau tidak ada alternatif lainnya, hendaknya lebih jeli dengan menggunakan gmail hanya sebatas keperluan-kepeluan umum saja, atau email yang bersifat tidak rahasia. Ini hanya antisipasi saja jika terjadi kemungkinan terburuk dikemudian hari.

Salah satu caranya, pengguna bisa melindungi email rahasia mereka dengan menggunakan password tertentu. Sebagai contoh, bisa mengaktifkan protect document dengan menulis pesan tersebut dalam format Ms.Office, atau menggunakan arsip zip/rar yang telah di password sebelumnya.

Gmail disini hanya difungsikan sebagai media pengirim dalam bentuk attach file. Namun tindakan ini bukan berarti menjamin 100% pengiriman data itu aman. Setidaknya akan butuh usaha juga untuk membaca isi dari email tersebut. Tidak semudah membaca seandainya mengirim langsung via compose.

Untuk lebih jelas, bisa lihat: http://bixbux.com/doni-hernawan-petakita-dan-mengapa-google-maps-bisa-membahayakan/

Tapi tidak apalah.. Dengan kejadian ini bisa dipahami bahwa sebagai pengguna tentu tidak ada yang benar-benar gratis, termasuk itu dalam posisi tawar. Walaupun seperti itu saling menguntungkan bagi masing-masing pihak, cukup kita pahami saja secara bijaksana.

Catatan : email dari blog ini masih tetap menggunakan Gmail.. :)
Share This:    Facebook  Twitter  Google+

3 komentar:

  1. wah,,, kalau dibaca email saya sama google ya gak apa2 tapi kalau yang orang sangat rahasia

    BalasHapus
  2. Waduh, sangat tidak enak. Misalnya saya punya sifat yang rada tercela (contoh: saya senang garuk-garuk kuping pakai jempol kaki), lalu saya menuliskannya dalam e-mail pribadi kepada teman. Di kemudian hari ternyata saya diusung menjadi calon presiden, lalu pegawai Google yang kebetulan tidak setia ternyata membocorkan e-mail itu, maka seluruh dunia akan tahu kalau saya senang garuk-garuk kuping pakai jempol kaki. Akibatnya elektabilitas saya sebagai calon presiden pun jadi berkurang.Mosok hanya untuk menuliskan bahwa saya suka garuk-garuk kuping pakai jempol kaki saja, saya harus meng-attach suratnya dengan dokumen RAR ber-password?*mengernyit*


    Ini khusus buat yg sifatnya rahasia.., misal mba mau kudeta, tentunya butuh kerhasiaan ketika akan bertukar informasi dengan email, terutama dengan gmail dengan rekan se tim.. Atau mba mau dagang narkoba, biar ga cepat ketangkap sama BNN..Ini hanya perumpamaan aja dengan menggunakan pasword untuk kategori email rahasia mba :D

    BalasHapus
  3. Soal google ini memang sangat mengerikan, apa lagi untuk pengguna Android yang sangat terkait dengan server google.

    BalasHapus